Pada tanggal 16 Maret 2022,
Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Palangka Raya tengah melakukan analisis mendalam terhadap kurikulum Program Studi Sejarah Peradaban Islam (SPI). Tujuan utama dari analisis ini adalah untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan relevansi program studi dengan kebutuhan zaman.
Muhammad Husni M.Hum, Ketua Program Studi Sejarah Peradaban Islam, menyatakan bahwa analisis ini merupakan bagian dari komitmen IAIN Palangka Raya dalam menyediakan pendidikan yang berkualitas tinggi sesuai dengan tuntutan masyarakat dan perkembangan ilmu pengetahuan. Dia menekankan pentingnya memperbarui kurikulum agar dapat mengakomodasi perkembangan terbaru dalam studi sejarah dan peradaban Islam.

Proses analisis melibatkan kolaborasi antara program studi, dosen, dan stakeholder terkait untuk mengevaluasi pencapaian tujuan pembelajaran serta relevansi materi kuliah dengan kebutuhan pasar kerja. Fokus juga diberikan pada umpan balik dari mahasiswa dan alumni, dengan tujuan memastikan bahwa lulusan SPI tidak hanya memiliki pemahaman mendalam tentang sejarah Islam tetapi juga keterampilan praktis yang diperlukan dalam dunia profesional.
Tim analisis saat ini sedang mengidentifikasi kekuatan dan potensi perbaikan dalam kurikulum SPI. Langkah-langkah konkret akan segera diimplementasikan untuk membuat kurikulum baru lebih responsif terhadap tantangan global serta kebutuhan lokal di bidang sejarah dan peradaban Islam.
Analisis ini diharapkan dapat memberikan kontribusi positif dalam meningkatkan daya saing lulusan SPI dari IAIN Palangka Raya baik di pasar kerja domestik maupun internasional, sambil tetap mempertahankan reputasi sebagai lembaga pendidikan Islam yang berkualitas.