Palangka Raya, 25 April 2022
Forum Group Discussion (FGD) mengenai kurikulum Program Studi Sejarah Peradaban Islam telah dilaksanakan hari ini di IAIN Palangka Raya. FGD ini bertujuan untuk membahas perubahan-perubahan yang perlu dilakukan dalam kurikulum prodi tersebut agar lebih relevan dengan kebutuhan saat ini. Dalam FGD ini, para dosen, mahasiswa, dan pihak terkait lainnya berdiskusi tentang mata kuliah-mata kuliah yang sebaiknya ditambahkan, dihapus, atau diubah dalam kurikulum prodi Sejarah Peradaban Islam. Mereka juga membahas tentang pendekatan pembelajaran yang lebih inovatif dan efektif untuk memperkaya pengetahuan mahasiswa.

Menurut Muhammad Husni, M.Hum, salah seorang dosen yang turut dalam FGD tersebut, perubahan dalam kurikulum prodi Sejarah Peradaban Islam sangat penting untuk menghadapi perkembangan zaman yang semakin cepat. “Kita perlu mengikuti perkembangan zaman dan mempersiapkan mahasiswa agar siap bersaing di dunia kerja yang semakin kompetitif,” ujarnya. Selain mengubah materi dan pendekatan pembelajaran, para peserta FGD juga membahas tentang peningkatan kompetensi dosen, sarana prasarana yang dibutuhkan, dan kerja sama dengan instansi terkait untuk mendukung pengembangan kurikulum prodi Sejarah Peradaban Islam. Setelah berlangsung selama satu hari penuh, FGD ini diakhiri dengan penyusunan rencana aksi untuk mengimplementasikan perubahan-perubahan yang telah dibahas. Diharapkan dengan adanya FGD ini, kurikulum prodi Sejarah Peradaban Islam dapat lebih sesuai dengan tuntutan zaman dan membekali mahasiswa dengan pengetahuan dan keterampilan yang relevan.